Reparasi ECU Peugeot 3008


ECU (Electronic Control Unit) Engine atau sering disebut ECM Engine Control Module, jika rusak umumnya masih bisa diperbaiki. Kecuali yang rusak adalah IC processor dan memory atau chip penyimpan data yang rusak, maka ECU kemungkinan besar sudah tidak bisa diperbaiki dan harus diganti yang baru. Untuk mengetahui kerusakannya ECU perlu dibongkar dilakukan pengecekan komponen-komponen penyusun ECU seperti transistor, IC, resistor, dan kapasitor dengan menggunakan multitester.
Dari masing masing komponen elektronik tersebut memiliki cara yang berbeda untuk mengetahui kondisinya, apakah rusak atau masih bagus. Tapi tidak semua komponen mudah di perbaiki atau diganti, karena komponen tersebut rata rata merupakan komponen SMD (surface mounting device) dimana komponen tersebut tidak memiliki kaki seperti umumnya komponen electronik konvensional. Butuh ketelitian tinggi untuk melakukan pengecekkan dan perbaikan komponen SMD.
Selama ada spare parts-nya dipasaran, maka ECU tersebut  masih bisa diperbaiki.

Bagaimana mengetahui ECU rusak.

Ada beberapa kasus ditemukan dimana kerusakan ECU bisa diketahui ketika dilakukan scanning pembacaan menggunakan perangkat komputer. Seperti untuk kendaraan Peugeot, bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi Peugeot Planet System (PPS), dimana komunikasi dengan ECU tidak bisa dilakukan. Ada juga ketika kendaraan tidak bisa di hidupkan dan menunjukkan beberapa kode error ketika dilakukan scanning. 
Saya sendiri mengalami ketika bersama teman menggunakan seri 3008 yang secara tiba mati mesin dan tidak mau di hidupkan dan setelah dilakukan pembacaan melalui scanner, terbaca beberapa kode fault seperti:
P1676 ( controlled alternator communicatio fault)
P15A7 ( engine oil preasure too low before start )
P1694 (controlled engine start and stop fault)
Dalam kasus ini ECU yang terpasang adalah Bosch MED17 di kendaraan Peugeot 3008 bermesin EP6.

Tentunya tidak bisa secepat itu di simpulkan bahwa terjadi kerusakan ECU, namun setelah dilakukan banyak pengecekkan sensor dan pembacaan parameter dengan pembanding, akhirnya disimpulkan

bahwa ECU terjadi kerusakan. Perbaikan ECU pun akhirnya dilakukan oleh specialist ECU untuk kendaraan Peugeot. Saya sendiri mempercayakan perbaikan ECU ke "Om Bayu ECU", yang bisa dihubungi melalui Telp / WA 0857 5508 8023. 

Sebagai catatan penting bahwa, perbaikan ECU itu tidak semudah mengganti part pada umumnya, karena perlu adanya sinkronisasi pada perangkat lain yang terhubung seperti Key Immo, BSI dan juga Cluster Dashboard. Ketidak cocokan masing2 perangkat kontrol itu bisa mengakibatkan mesin tidak dapat dihidupkan.


Beberapa tipe ECU yg umum pada kendaraan Peugeot di Indonesia

  • Bosch MED17 untuk seri generasi 8 seperti 308, 3008, 5008 mesin EP6
  • Magneti Marelli 1AP Peugeot 206 mesin TU3 1.4L Petrol
  • Sagem S2000 untuk Peugeot 206 mesin TU3 1.4L Petrol
  • Valeo S2000 untuk Peugeot 206 mesin TU3 1.4L Petrol
  • Magneti Marelli MM6LP untuk Peugeot 307 mesin EW10 2.0L Petrol
  • Magneti Marelli MM48P untuk Peugeot 307 mesin EW10 2.0L Petrol
  • Bosch ME744 untuk Peugeot 307 mesin TU5 1.6L Petrol
  • Bosch EDC15C untuk Peugeot 307 mesin DW10 2.0L Diesel
  • Siemens SID801 untuk Peugeot 307 mesin DW10 2.0L Diesel
Berapa biaya servis atau perbaikan ECU mobil?

Untuk biaya servis, rata rata besarannya 25-30% dari dari harga ECU tersebut, misalnya untuk mobil eropa yang harga ECU 5jt an, dikenakan  biaya kisaran 1,5jt.


Bagaimana? Apakah anda perlu bantuan perbaikan ECU?

Bisa hubungi ke WA 0857 5508 8023. 


Salam

307PugLover

Comments

Popular posts from this blog

Tutorial - Mengganti Cairan Transmisi Otomatis Peugeot 307 (Bagian 4)

Fuse / Sekring Peugeot 307

Transmisi Otomatis Peugeot 307 (bagian-1)