Tutorial - Mengecek Level Cairan Pendingin Mesin Peugeot 307

Ruang Mesin Peugeot 307SW 2.0L Petrol

Salam 307OCe,
Melanjutkan tulisan di artikel sebelumnya mengenai perawatan rutin, perlu adanya pengecekkan yang harus dilakukan secara rutin pada kendaraan anda. Apalagi jika kendaraan anda selalu digunakan setiap hari. Pre-cek biasanya dilakukan ada pagi hari dimana sebelum kendaraan digunakan. Dan tentu harus dilakukan catatan2 jika ditemukan ada hal hal yang perlu dilakukan tindakan perbaikan.
Kali ini penulis ingin mengulas masalah coolant atau cairan pendingin mesin. Hal yang sering dianggap remeh, namun bisa berakibat merusak mesin. Terutama, image dari mobil eropa pabrikan Peugeot, sudah dikenal sering bermasalah “overheat”. Walaupun sebenarnya, masalah overheat pada kendaraan bisa terjadi pada semua pabrikan. Ada sedikit kelebihan dari seri 307 ini bahwa mobil ini sudah dilengkapi dengan sensor level low. Mungkin tidak semua, tapi di 307 HDi pabrikan 2004 sudah ada dan penulis sendiri pernah mengalami sensor tersebut aktif.

Cairan coolant
Kalo mengacu ke manual dari pabrikan, disarankan menggunakan coolant PROCOR atau Glysantin dengan antifeeze yang tidak ada di Indonesia, mungkin harus pesan khusus melalui bengkel resmi. Tapi, berdasarkan rekomendasi dari pengguna, banyak yang menggunakan produk umum seperti Preston, Top-1, Pro-V, Master bahkan banyak yang menggunakan air biasa. Sebagian menyarankan jika menggunakan air, lebih baik menggunakan air dari hasil kondensasi AC karena sedikit kandungan mineralnya. Sebenarnya tidak masalah menggunakan cairan mana saja untuk pendingin radiator karena kembali lagi pada perawatan dari Radiator itu sendiri. Apabila radiator di rawat dengan baik, seharusnya cairan apa pun yang digunakan akan tetap baik.
Namun, sebaiknya tetap menghindari cairan yang tidak efektif seperti air biasa karena memiliki resiko yang tinggi untuk merusak radiator. Cara paling mendasar untuk merawat radiator adalah dengan menguras radiator secara teratur sehingga sistem pendinginan mesin dapat bekerja optimal. Satu hal juga yang perlu diperhatikan adalah ketika mengganti cairan radiator.


Mengecek Cairan Pendingin
Catatan:
Jangan melakukan pengecekkan dan penambahan cairan pendingin mesin pada saat kondisi mesin panas.
Peugeot 307 tidak tersedia lubang pengisian cairan coolant langsung pada bagian radiator. Hanya ada 1 titik pengisian melalui tabung reservoir di sisi kiri ruang kiri (lihat gambar).
  1. Pastikan sebelum membuka tutup bahwa temperature dalam kondisi dingin. Buka penutup reservoir dengan sedikit menekan dan memutar kearah kiri. Putar setengah putaran, untuk melepas kemungkinan masih adanya pressure akibat panas dari cairan.
  2. Isi cairan coolant melalui lubang reservoir dengan menggunakan corong, untuk menghidari terjadinya tumpahan. Isi coolant hingga batas maksimum yang ditunjukkan pada badan reservoir MIN-MAX.
  3. Tutup kembali dengan rapat. Jangan lupa untuk melihat kondisi tutup reservoir, karena tutup tersebut memiliki mekanisme pressure release jika terjadi overpressure pada cairan pendingin.

Bagaimana cara mengganti cairan coolant?

Akan dibahas di artikel berikut.
Salam
307PugLover

Comments

Popular posts from this blog

Tutorial - Mengganti Cairan Transmisi Otomatis Peugeot 307 (Bagian 4)

Fuse / Sekring Peugeot 307

Transmisi Otomatis Peugeot 307 (bagian-1)