Ukuran Ban Peugeot 307
Sebelum kita membeli atau
mengganti sebuah ban mobil , sebaiknya kita harus mengetahui ukuran dan jenis
ban apa yang sebaiknya dipakai. Tujuannya agar kita tidak salah dalam memilih ukuran
ban mobil tersebut, yang akan berakibat pada keamanan dan kenyamanan dalam
berkendara. Ada hal hal yang harus kita diketahui sebelum membeli ban.
Jika membaca spesifikasi mobil
Peugeot 307, ada 2 macam ukuran velg bawaan pabrik. Yaitu 15 inchi untuk307 XS
(sporty) dan 16 inchi untuk 307 SW (estate).
Dari masing masing velg tersebut
kode ukuran ban adalah 195/65R15 dan 205/55R16 91V
Mari kita lihat pada sisi luar ban tertulis
kode 205/55R16 91V. Apa arti dari kode tersebut?
“205” menunjukkan kode “tyre
width” atau lebar telapak ban, angka ini menggunakan satuan milimeter, jadi
bukan diameter ban. Semakin besar kode angkanya, maka semakin lebar telapaknya.
“55” menunjukkan kode”section
height” atau tinggi/tebal ban dalam satuan % persen dari lebar telapak ban. Tinggi/tebal
yang dimaksud dimulai dari bibir velg sampai telapak ban. Sehingga angka 55
bisa dihitung menjadi 55% dikalikan 205mm. Maka tebal ban tersebut adalah 112.75mm.
“R” menunjukkan kode konstruksi
Ban Radial.
“16” merupakan kode diameter dari
velg yang sesuai. Berarti, pelek yang dipakai berukuran 16 inci.
“91” mewakili kode beban maksimum
yang bisa ditopang setiap ban. Angka tersebut memiliki load index sebesar 615kg.
“V” melambangkan kode batas
kecepatan maksimum yang diijinkan ban ini. Kode V ini diijinkan kecepatan
maksimum sampai 240 km/jam.
Treadwear Indicator
Adalah Tanda atau ciri fisik yang
terletak tepat diantara kedua sisi bunga ban. Diperkuat dengan garis tebal yang
melintang di antara kedua belah sisi ban yang mengindikasikan kondisi
penggunaan ban. Apabila ketebalan ban menyentuh garis itu, maka menandakan Ban
harus sudah diganti. Bahayanya apabila ban tidak diganti pada saat hujan akan
menyebabkan gejala aquaplaning ( ban mengambang), tentu ini akan sangat
berbahaya untuk keselamatan anda atau pengemudi.
Kode Produksi
Ban juga memiliki waktu
kadaluarsa. Standarnya adalah 3 tahun
dari tanggal pembuatan atau menempuh jarak sekitar 60.000 Km. Setiap pabrik ban
punya pengkodean serta jumlah digit yang berbeda-beda. Itu bisa Anda temui
bibir ban (dekat pelek) semisal 1709, berarti diproduksi minggu ke-17 tahun
2009. Banyak sebagian orang yang tidak tahu bahwa yang terpenting dari sebuah ban
adalah kode waktu produksi ban tersbut. Ban akan kedaluwarsa (expired) dalam
kurun waktu tiga tahun (3 tahun) setelah ban tersebut diproduksi. Kode produksi
dicetak di bagian ban (sisi ban) lihat pada gambar, dengan penandaan unik. Setiap
pabrik ban memiliki jumlah kode digit tersendiri untuk menandai ban hasil
produksinya, ada yang 5 digit, ada pula yang 7 digit. Akan tetapi kode 4 Digit
dari belakang adalah sebuah standard international yang menunjukkan dari
Produksi pada Minggu (Week) dan Tahun (YEAR) ban tersebut diproduksi.
Untuk mengetahui kode dari ban
tersebut kita bisa membacanya. Misalnya, X2001. Kode Angka tersebut
menginformasikan periode produksi ban. Dua kode angka pertama menunjukan
minggu, dua kode angka terakhir itu berarti tahun pembuatan. Jadi apabila
dibaca, kode tersebut berarti, Ban dibuat pada minggu ke-20 di tahun 2001. Kode
angka pada Ban ini penting, Sebab semakin lama ban yang sudah diproduksi
tersimpan, semakin rentan pula terhadap kerusakan yang di akibatkan kekerasan
pada kompon ban.
Merek Ban
Beberapa merk ban yang biasa
digunakan oleh pengguna seri 307 adalah Continental, Bridgestone, Michelin, Dunlop
dan juga produk yang kelas medium seperti Hankook, Kumho, Achilles dan GT
Radial. Saya pribadi memilih menggunakan produk Dunlop Sport, menurut
pengalaman cukup awet dan tidak bising. Tapi, keputusan tetap kepada anda utk
menentukan pilihan.
Jadi, apa pilihan anda?
Salam
307PugLover
Salam
307PugLover
Comments
Post a Comment